10 Januari 2025, 16:26 WIB
Ditulis oleh Danang Setiaji

momotor.id – VVA atau Variable Valve Actuation merupakan teknologi yang digunakan Yamaha pada beberapa model motor mereka. Beberapa pengguna mungkin bertanya-tanya apa fungsi fitur VVA ini pada motor Yamaha mereka.
Teknologi VVA pada motor Yamaha berfungsi untuk meningkatkan performa mesin, efisiensi bahan bakar, dan responsivitas di berbagai rentang putaran mesin (RPM). Pada dasarnya, teknologi ini memungkinkan perubahan timing (waktu buka-tutup) dan lift (ketinggian bukaan) katup sesuai dengan kebutuhan mesin.
VVA bekerja dengan memanfaatkan aktuator solenoid yang mengatur peralihan camshaft. Peralihan ini biasanya terjadi pada RPM tertentu. Misalnya sekitar 6.000 rpm, tergantung model motor. Sistem ini memastikan mesin menggunakan camshaft yang tepat sesuai dengan beban kerja mesin.
Pada rpm rendah hingga menengah, VVA menggunakan profil cam (noken as) dengan lift rendah untuk memberikan torsi optimal dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. Ketika mesin mencapai rpm tinggi, sistem VVA akan beralih ke profil cam dengan lift tinggi untuk meningkatkan daya maksimum.
Dengan menyesuaikan timing dan lift katup sesuai kebutuhan, VVA membantu mesin bekerja lebih efisien, sehingga bahan bakar dapat digunakan secara optimal tanpa mengorbankan performa.
Baca juga: Kenapa Biaya Turun Mesin Motor Cenderung Mahal? Ini 4 Faktor yang Mempengaruhinya
Transisi antara cam dengan lift rendah dan tinggi terjadi secara otomatis dan halus, yang efeknya menghasilkan pengalaman berkendara yang nyaman tanpa hentakan.
VVA juga memungkinkan mesin menghasilkan tenaga lebih besar di putaran atas tanpa mengorbankan respons di putaran bawah. Adapun beberapa motor Yamaha yang menggunakan teknologi VVA seperti NMax, Aerox, maupun Lexi LX 155.
Motor Baru
Motor Bekas
Motor Listrik