10 Juli 2026, 17:34 WIB
Ditulis oleh Alfon

momotor.id – Yamaha secara resmi merilis versi produksi dari skuter matik (skutik) sport berperforma tinggi berbasis baterai murni, yakni Yamaha Aerox-E di India. Motor ini sudah lebih dulu diperkenalkan di sana sejak tahun lalu pada 11 November 2025, namun untuk penjualan komersilnya baru dilakukan pada Juli 2026 ini.
Negara “Bollywood”, India, dipilih sebagai lokasi global debut pertama di dunia untuk memasarkan motor listrik premium ini secara komersial.
Kehadiran Aerox-E menjadi suatu game changer besar dari model purwarupa (concept) yang sempat dipamerkan pada akhir tahun lalu.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Yamaha dalam menantang dominasi skutik listrik premium berkarakter sporty.
Lalu, seperti apa spesifikasi dan harga Aerox listrik yang dijual di India ini? Yuk, mari kita simak bersama.

Secara basis visual, Yamaha tidak menghilangkan DNA racy yang selama ini menjadi daya tarik utama keluarga Aerox.
Garis bodi tajam yang membentuk siluet huruf “X” di bagian tengah serta posisi berkendara yang agresif tetap dipertahankan dengan kokoh.
Sektor pencahayaan juga telah mengadopsi teknologi full LED, mulai dari lampu utama kembar tipe Class-D yang dominan hingga lampu buritan dengan efek visual 3D yang khas.
Perubahan paling mencolok justru terlihat langsung di area kemudi. Jika versi internal combustion engine (ICE) konvensional masih mengandalkan layar LCD digital biasa, kokpit Aerox-E kini naik kelas menggunakan layar TFT berwarna berukuran 5 inci.
Panel instrumen modern ini sudah mendukung navigasi turn-by-turn secara langsung. Pengendara juga dapat menghubungkan gawai mereka melalui aplikasi Y-On berbasis Bluetooth untuk memantau indikator perawatan, lokasi parkir terakhir, hingga statistik berkendara secara real-time.
Sektor performa menjadi daya tarik utama yang membuat Aerox-E terlihat sangat superior di kelas skuter elektrik entry-to-mid level.
Di balik jubah tajamnya, motor ini mengemas sistem penggerak listrik bertipe Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM):
Sebagai gambaran, Aerox 155 versi bensin standar hanya memiliki torsi puncak di angka 13,9 Nm.
Dengan torsi elektrik instan mencapai 48 Nm, daya akselerasi awal Aerox-E saat posisi stop-and-go di perkotaan dipastikan jauh lebih responsif, bahkan mampu mengungguli catatan akselerasi awal motor sport bermesin bensin konvensional kelas 250cc.
Tenaga gahar tersebut disuplai oleh arsitektur baterai ganda jenis Lithium-Ion lepasan (detachable) dengan kapasitas masing-masing sebesar 1,5 kWh (Total Kapasitas 3,0 kWh).
Baterai ini dirancang menggunakan sel dengan densitas energi tinggi (high-energy-type cells) serta dilengkapi gagang penunjang.
Kehadiran fitur baterai swappable ini memudahkan pemilik yang tinggal di area apartemen atau bekerja di perkantoran untuk melepas dan mengisi daya baterai di dalam ruangan menggunakan soket AC standar.
Berdasarkan pengujian regulasi Indian Driving Cycle (IDC), dalam kondisi kedua baterai terisi penuh 100%, Yamaha Aerox-E mampu menempuh jarak sejauh 117 kilometer dengan kecepatan puncak (top speed) elektronis dibatasi di angka 95 km/jam.
Untuk mengakomodasi preferensi berkendara pengguna, tersedia tiga opsi mode berkendara utama: Eco, Standard, dan Power.
Yang paling menarik, Yamaha menyematkan fitur Boost Mode. Fitur ini berfungsi memberikan pasokan tenaga instan dalam durasi pendek layaknya sistem KERS pada mobil balap, yang sangat berguna ketika pengendara membutuhkan akselerasi kilat untuk mendahului kendaraan di depan.
Penambahan komponen elektrikal berupa motor listrik besar dan baterai ganda ini berdampak pada bobot total kendaraan yang kini menyentuh 139 kg.
Figur tersebut tercatat sekitar 13 kg lebih berat jika dibandingkan dengan bobot Aerox 155 bermesin bensin standar.
Guna mengimbangi peningkatan bobot, sektor keselamatan dikawal ketat oleh rem cakram di kedua roda yang didukung oleh sistem single-channel ABS di bagian depan serta penambahan fitur Traction Control System (TCS) untuk mencegah ban selip di permukaan jalan licin.

Berikut adalah tabel spesifikasi lengkap dari Yamaha Aerox-E (Aerox Listrik) yang telah resmi meluncur di pasar India:
| Kategori Spesifikasi | Detail Fitur & Performa |
| Jenis Penggerak (Drivetrain) | Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) |
| Tenaga Puncak (Max Power) | 9,5 kW / Setara 12,9 TK |
| Torsi Instan (Max Torsional) | 48 Nm |
| Tipe Penyimpanan Daya | Baterai Lithium-Ion Ganda Lepas-Pasang (Detachable/Swappable) |
| Kapasitas Baterai | 3,0 kWh (Masing-masing baterai berkapasitas 1,5 kWh) |
| Klaim Jarak Tempuh | Up to 117 Km sekali pengisian daya penuh (Indian Driving Cycle) |
| Kecepatan Maksimal (Top Speed) | 95 Km/Jam |
| Bobot Total Kendaraan | 139 Kg (Lebih berat 13 kg dibanding versi bensin) |
| Sistem Pencahayaan | Full LED (Lampu utama kembar Class-D, sein, dan lampu belakang 3D) |
| Panel Instrumen & Kokpit | Layar TFT Berwarna dengan Navigasi Turn-by-Turn |
| Sistem Konektivitas Digital | Integrasi Aplikasi Yamaha Y-Connect via Bluetooth |
| Fitur Berkendara Utama | Mode Eco, Standard, Power, serta Fitur tambahan Boost Mode |
| Sektor Pengereman & Keamanan | Rem Cakram Ganda (Depan & Belakang) + Single-Channel ABS |
| Fitur Kepraktisan Tambahan | Smart Key System (Keyless) dan Socket USB di konsol depan |
Di pasar India, skuter listrik premium ini dipasarkan secara resmi dengan banderol 2,82 lakh Rupee, atau jika dikonversikan berada di kisaran Rp51 juta hingga Rp53,5 jutaan.
Harga tersebut menempatkan Aerox-E sebagai lini produk roda dua paling mahal milik Yamaha yang dijual di India saat ini.
Meskipun untuk tahap awal distribusi baru difokuskan pada kota-kota besar di India (seperti Delhi, Mumbai, dan Chennai), status Aerox-E sebagai komoditas produk global membuka peluang sangat lebar bagi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) untuk membawanya ke tanah air.
Lalu, berapa harganya saat masuk ke Indonesia? Untuk saat ini, belum ada konfirmasi langsung yang menyebutkan Aerox listrik ini akan segera masuk ke pasar lokal.
Namun, mengingat harganya yang dijual secara global sudah mencapai Rp50 jutaan, maka saat masuk ke Indonesia dengan dihitung bea masuk dan bea cukai pajak, kemungkinan harganya bisa mencapai -+ Rp60 jutaan.
Jika masuk ke pasar domestik, Aerox-E akan menjadi amunisi yang sangat mematikan untuk menghadapi Honda CUV e: yang baru saja diperkenalkan di kelas premium, sekaligus menantang skuter listrik maxi buatan lokal maupun Tiongkok seperti Alva One XP atau Polytron Fox-R.
Gimana, sudah tidak sabar menantinya? Yuk, mari kita tunggu bersama kabar baik Aerox listrik yang satu ini.
Bagi Anda yang ingin membeli motor listrik atau motor premium Yamaha, bisa mendapatkannya di momotor.id.
Dengan skema kredit yang mudah dan uang muka yang ringan, prosesnya tidak sesulit yang Anda bayangkan.
Dapatkan cashback saldo elektronik Rp200 ribu untuk setiap pengajuan motor baru atau tukar tambah motor.
Cashback saldo Gopay akan diterima Konsumen maksimal 30 hari kerja setelah pengajuan pembiayaan oleh Konsumen dilakukan.
Apabila ada pertanyaan lebih lanjut seputar test ride ataupun promo motor yamaha, silahkan hubungi kami di sini.
Motor Baru
Motor Bekas
Motor Listrik