Mengenal Penyebab Karburator Banjir Beserta Solusinya, Jangan Keliru

momotor.id - Perlu diketahui karburator menjadi salah satu komponen yang penting dalam sepeda motor, alat ini digunakan untuk proses pencampuran udara dan bahan bakar pada mesin. Pencampuran ini dikenal dengan sebutan mesin pembakaran dalam.

Untuk kendaraan yang dipasarkan pada tahun 2010 ke bawah kebanyakan mesin menggunakan sistem karburator, namun seiring dengan perjalanan waktu mulai bermunculan teknologi baru yaitu sistem injeksi. Sepeda motor yang menggunakan teknologi injeksi ini dapat mengirit bahan bakar dan mampu meningkatkan performa mesin.

Fungsi Karburator Pada Sepeda Motor

Karburator memiliki peran penting dalam menghasilkan daya untuk menggerakan sepeda motor. Karburator diciptakan pertama kali pada tahun 1885, mekanisme karburator berfungsi mencampurkan bahan bakar dengan udara ketika mesin dinyalakan.

Karburator juga berfungsi meningkatkan rpm motor menggunakan mekanisme yang terhubung pada setang motor. Ketika anda memutar sertang untuk menambah atau mengurangi kecepatan, kabel yang terhubung dengan karburaot akan menarik-ulur keluaran gas. 

Istirah banjir pada karburator ini merujuk bahwa rembesan bahan bakar yang terjadi di ruang bagian bawah karburator. Hal ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan proporsi antara udara dan bahan bakar. Sehingga pembakaran bahan bakar menjadi kurang optimal.

Baca Juga : Bikers Wajib Tahu, Berikut Ciri-Ciri Spul Motor Rusak

Ciri-Ciri Karburator Banjir Pada Sepeda Motor

Apabila kita menggunakan sepeda motor yang usianya sudah cukup tua, dan masih menggunakan karburator pada mesinnya, dan motor tersebut sering kesulitan untuk dihidupkan. Hal ini bisa saja karena pembakaran yang kurang optimal sehingga mekanisme karburator tidak mampu menghiudpkan mesin. Kalaupun bisa, pasti membutuhkan waktu yang lama.

Lalu ciri-ciri selanjutnya adalah terdapat rembesan bahan bakar yang membasahi bagian luar karburator. Lalu kemungkinan anda juga dapat melihat tetesan bahan bakar keluar dari selang pembuangan di bagian bawah karburator, bau bensin yang menyengat, asap knalpot yang gelap, serta busi motor yang juga basah, menandakan kondisi karburator yang banjir.

Penyebab Karburator Sepeda Motor Banjir

Setelah kita mengetahui fungsi dan ciri-ciri karburator banjir pada sepeda motor, berikut kita akan menjelaskan mengenai penyebab karburator sepeda motor dapat banjir.

1.Kesalahan Merakit Karburator

Penyebab karburator banji salah satunya yaitu terjadinya kesalahan ketika merakit karburator setelah dari servis atau dari pabrikannya. Biasanya apabila melakukan servis di bengkel tidak resmi, perakitan yang tidak tepat sering terjadi.

Merakit karburator yang tidak tepat menyebabkan terjepitnya pelampung karburator yang berfungsi menggerakan jarum indikator yang menjadi indikator apabila bensin sudah penuh. Pengisian bahan bakar bisa terus berlanjut sehingga menciptakan kebocoran. Solusi untuk masalah ini adalah memasang ulang karburator dengan tepat.

2.Keran bensin Rusak

Keran karburator adalah mekanisme yang mengatur besar atau kecilnya aliran bahan bakar sesuai dengan kebutuhan. Salah memasang keran bensin bisa diperbaiki dengan cara memasang ulang, namun tidak apabila keran bensin mengalami kerusakan.

Keran bensin yang rusak akan menyebabkan aliran bensin terjadi terus menerus, sehingga ketika mesin menyala ke karburator. Dampaknya adalah banjir pada bagian karburator. Kerusakan pada keran bensin hanya dapat diatasi dengan cara mengganti dengan yang baru.

3.Jarum Pelampung Aus

Setiap karburator pasti dilengkapi dengan jarum pelampung yang memiliki fungsi untuk menutup saluran bensin ketika suplai sudah penuh. Kerusakan pada jarum pelampung ini adalah hal yang wajar karena terbuat dari karet dan bisa saja sudah aus.

Selain aus, jarum pelampung ini bisa juga kotor, karena kita tidak menggunakan bahan bakar dengan RON yang tinggi. Kerak akan menempel pada jarum sehingga penutupan saluran bensin tidak sempurna. Solusi untuk masalah ini bisa dengan cara membersihkannya, lalu apabila sudah aus bisa melakukan penggantian.

4.Spring Needle Valve Patah

Spring Needle Valve adalah komponen pada jarum pelumpang karburator yang berbentuk logam. Per ini memiliki fungsi untuk menggerakan jarum pelampung agar dapat membuka dan menutup sesuai dengan aliran bahan bakar di dalam karburator terkendali. 

Apabila komponen ini patah, bahan bakar akan mengalir tanpa terkendali sehingga menyebabkan genangan. Solusi untuk masalah ini satu-satunya dengan mengganti per tersebut dengan yang baru.

Baca Juga : Mudah, Begini Cara Mengetahui Oktan Bensin yang Cocok untuk Motor

5.Kebocoran Pelampung Karburator

Pelampung karburator didesain untuk mengontrol permukaan bahan bakar di ruang pelampung. Komponen ini selain harus di pasang dengan benar perlu juga untuk selalu dicek fungsinya. Kerusakan yang paling sering terjadi pada komponen ini adalah kebocoran. 

Ketika terjadi kebocoran maka pelampung tidak bisa lagi mengambang dan mengatur tinggi rendahnya permukaan bensin dalam ruang pelampung. Sehingga berdampak pada jarum pelampung atau needle valve yang seharusnya menutup lubang bensin tidak dapat bekerja.

Bensin yang terus menerus mengalir menyebabkan banjir, kebocoran pada pelampung ini tidak bisa diperbaiki, sehingga kita harus mengganti pelampung dengan yang baru agar karburator dapat bekerja kembali dengan normal.

6.Jarum Pelampung Karburator Kotor atau Rusak

Jarum pelampung pada karburator ini memiliki fungsi untuk menutup aliran bahan bakar ketika kapasitasnya sudah memadai. Jarum pelampung yang kotor tidak dapat berfungsi dengan baik karena kotoran tersebut mengerak dan mengurangi kemampuan menghentikan aliran bahan bakar. Oleh karena itu solusinya kita harus membersihkan jarum pelampung pada karburtoar, namun apabila terjadi keruskaan kita harus menggantinya.

7.Selang Pembuangan Tidak Befungsi Dengan Baik

Pada karburator terdapat saluran atau selang pembuangan yang berfungsi untuk mengekuarkan kelebihan bahan bakar di dalamnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga jumlah bahan bakar di dalam karburator selalu pas, tidak banjir. 

Apabila selang ini rusak atau longgar, bahan bakar akan terus menerus keluar sehingga terbuang percuma. Namun apabila selang tersumbat, maka bahan bakar akan kembali lagi ke ruang pembakaran di karburator sehingga menyebabkan banjir.

8.Seal Mangkok Karburator Mengeras

Karburator banjir juga dapat disebabkan oleh mengerasnya seal mangkok pada karburator akibat penggunaan. Karet seal ini berfungsi untuk menutup bak karburator sehingga bensin tidak keluar. 

Seal ini terletak di tengah dan ketika sudah tidak bisa menutup karburator dengan baik, maka muncul rembesan bensin. Hal ini menandakan bak karburator bocor, sehingga kita harus mengganti dengan sela yang baru. 

9.Kondisi Karburator Sudah Rusak Karena Usia

Perlu diketahui sepeda motor yang masih menggunakan karburator adalah motor keluaran 2010 yang masih belum ada teknologi injeksi, yang biasa kita temui pada motor keluaran terbaru saat ini.

Sehingga penyebab karburator banjir ini dikarenakan karburator sudah rusak. Biasanya terjadi ketika membeli motor lawas. Kerusakan paling sering disebabkan oleh karat atau kotoran yang telah mengerak. Karburator yang sudah rusak tidak bisa diperbaiki atau dibersihkan saja, melainkan harus diganti dengan yang baru.

Baca Juga : Lagi Ngegas Tiba-tiba Motor Injeksi Mati, Ini Beberapa Penyebabnya

Berikut penjelasan mengenai penyebab karburator pada sepeda motor banjir, semoga dengan adanya ulasan ini dapat menambah informasi anda dalam bidang otomotif khusunya sepeda motor. Apabila anda ingin mencari motor bekas berkualitas, anda dapat mengunjungi momotor.id untuk motor bekas dengan harga bersaing. 

Info Otomotif Karburator Motor Tips and Trick Tips Otomotif

Rekomendasi Motor Bekas