Cara Over Kredit Motor, Beserta Pengertian, Prosedur dan Tips, Biar Gak Boncos

momotor.id - Sebelum kita membahasa mengenai over kredit motor, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa peminat sepeda motor di Indonesia sangatlah tinggi, sehingga kita tidak perlu heran bahwa banyak masyarakat yang melakukan kredit motor hingga over kredit yang dilakukan oleh dua konsumen. 

Namun masih banyak orang yang masih belum familiar dengan kegiatan cara menjual motor kredit yang dimiliki individu ke individu lain yang biasa disebut dengan over kredit. Hal ini dilakukan karena ada alasan beberapa hal. Simak penjelasan berikut mengenai over kredit. 

Pengertian Over Kredit Motor

Sebelum membahas lebih lanjut alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu mengenai pengertian dari over kredit motor. Over kredit motor adalah transaksi jual beli sepeda motor bekas dengan cara menyerahkan sisa kredit pembayaran sepeda motor kepada pembeli. 

Dalam transaksi ini, pembeli akan mengambil alih secara penuh terhadap pembayaran kredit tersisa dari motor yang dijual, serta membayar uang muka dan cicilan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. 

Dengan kata lain, pembeli motor tersebut akan melanjutkan pembayaran kredit yang telah dimulai oleh pemilik sebelu,nya, dan membayar sisa pembayaran kredit yang masih tersisa kepada leasing atau pemilik kendaraan.

Baca Juga : Deretan Rekomendasi Motor Listrik Honda Terbaik dan Terbaru, Pilih Mana?

Setelah pembayaran kredit selesai dilakukan, kendaraan akan dialihkan ke nama pembeli. Kegaitan ini sering dilakukan karena dapat membeli sepeda motor bekas dengan harga yang lebih terjangkau dan membayar sisa kredit yang masih tersisa. 

Namun sebelum melakukan overe kredit motor, terdapat beberapa syarat dan hal yang perlu kita periksa seperti dokumen kepemilkan, kondisi sepeda motor secara menyeluruh, serta mempertimbangkan risiko finansial yang mungkin terjadi. Hal ini dilakukan agar kita sebagai pembeli tidak mengalami kerugian. 

Prosedur Over Kredit Motor

Sebaiknya sebelum kita melakukan overkredit, alangkah lebih baiknya kita mengetahui mengenai Undang-Undang Jaminan Fidusia Pasal 4 yang berbunyi seperti ““Jaminan fidusia adalah perjanjian ikutan dari suatu perjanjian pokok yang menimbulkan kewajiban bagi para pihak untuk memenuhi suatu prestasi.”

Berdasarkan pasal ini jaminan fidusia adalah kendaraan yang dibeli menggunakan kredit, lalu pihak yang dimaksud dalam pasal tersebut adalah debitur dan kreditur, serta prestasi jaminan fidusia merupakan kewajiban setiap pihak yang terlihat dalam perkreditan.

Berdasarkan pasal tersebut berikut prosedur take over kredit motor, simak penjelasan berikut.

1. Mempersiapkan Kelengkapan Dokumen yang Dibutuhkan

Untuk melakukan over kredit motor, ada beberapa dokumen yang perlu disiapkan karena dokumen tersebut menjadi salah satu syarat dapat dilakukannya over kredit motor. Berikut dokumen yang perlu disiapkan, yaitu:

  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • NPWP
  • Slip Gaji atau Surat Keterangan Penghasilan
  • Rekening listrik / PBB

2. Melakukan Over Kredit Secara Resmi

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa kegiatan over kredit ini bersangkutan dengan undang-undang fidusia, oleh karena itu alangkah baiknya kita menghindari over kredit motor di bawah tangan atau ovre kredit motor yang tidak resmi. 

Proses over kredit motor harus dilakukan dengan resmi agar tidak menimbulkan kerugian, oleh karena itu kita harus melapur perusahaan leasing awal dimana tempat kita melakukan kredit, hal ini bertujuan untuk memberitahu bahwa adanya pengalihan cicilan kredit ke orang atau ke perusahaan leasing lain, agar kita terhindar dari risiko transksi ilegal.

Selain kita harus memberi tahu tentang perpindahan cicilan kepada leasing. Kita juga harus mengikut persayaratan yang beralku dari leasing. Persyaratan yang ditentukan setiap leasing berbeda-beda, oleh karena itu sebaiknya kita harus tanyakan langsung apa saja persyaratan yang perlu dipenuhi. 

3. Melakukan Negosiasi

Selanjutnya kita melakukan negosiasi dengan pembeli selanjutnya, tahap ini dilakukan untuk menentukan berapa jumlah kredit yang akan dialihkan dan harus dibayarkan oleh pihak pembeli selanjutnya.

Jumlah kredit yang akan dibayarkan oleh pembeli ditentukan oleh jumlah uang muka yang sudah dibayarkan oleh penjual sebagai pembeli sepeda motor pertama kali serta jumlah cicilan kredit yang sudah dibayarkan. Namun namanya negosiasi hal ini kembali lagi tergantung kesepakatan kedua belah pihak.

4. Menyelesaikan Proses Administrasi

Setelah kita menyelesaikan seluruh tahapan diatas, selanjutnya kita akan menyelesaikan tahapan administrasi. Administrasi yang dimaksud adalah balik nama, atau penyelesaian administrasi dan legalisasi terhadap pengambilalihan kredit motor. 

Proses ini diantara lain adalah mencakup balik nama pengambil kredit, pengkiatan hak tanggungan untuk jaminan, balik nama asuransi dan surat-surat motor seperti BPKB dan STNK. Walaupun terlihat sangat banyak namun hal ini mudah dilakukan apabila tidak tergesa-gesa.

Baca Juga : Berikut Rekomendasi Motor Listrik Niu Beserta Spesifikasi dan Harga, Pilih Mana?

Tips Over Kredit Motor

Apabila anda ingin melakukan over kredit motor, berikut tips sebelum melakukan over kredit motor agar terhindari dari risiko.Simak penjelasan berikut:

1. Menghindari Kredit Macet

Sebagai calon debitur yang akan melakukan take over kredit orang lain, kita harus memastikan tidak adanya maslaah pembayaran pada transaski sebelumnya, seperti gagal bayar atau kredit macet.

Hal ini bertujuan agar ketika kita melanjutkan pembayaran kredit tidak akan terkenda denda atas keterlambatan pembayaran nasabah sebelumnya, apabila ada gagal bayar dari nasabah sebelumnya alangkah baiknya anda tidak melanjutkan over kredit atau menyuruh nasabah sebelumnya melunasi denda akibat gagal bayar. 

2. Memeriksa Kondisi Motor

Pastikan sebelum kita melakukan over kredit motor kita sudah memeriksa motor secara menyeluruh sebelum membeli. Pastikan seluruh fungsi, seperti mesin, sistem rem, suspensi, roda, dan lainnya berfungsi dengan baik. Jika memungkinkan, minta bantuan mekanik terpercaya untuk memeriksa motor yang akan kita beli. 

3. Cek Kelengkapan Administrasi 

Setelah kita memeriksa keadaan motor, selanjutnya kita memeriksa kelengkapan administrasi dari sepeda motor yang akan kita take over. Cek apakah dokumen resmi sudah lengkap seperti administrasi pembayaran, bukti otentik seperti kwitansi atau resi pembayaran yang sah. 

Walaupun kita melakukan take over kredit dari kerabat atau orang yang dikenal, namun kita harus tetap hati-hati dan selalu cek kelengkapan dari administrasi dan dokumen. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian dan kesalahpahaman. 

4. Perhitungkan Nilai Kredit

Perhitungkan nilai kredit, hal ini dilakukan agar mendapatkan kesepakatan bersama terkait nilai kredit dari motor. Apabila harga yang ditentukan diluar dari harga wajar, maka anda perlu waspada. Selain itu take over kredit juga harus disertai dengan perjanjian tertulis kedua belah pihak.

5. Menghindari Masalah

Apabila anda sebagai debitur yang ingin mengalihkan kredit kendaraan anda ke orang lain, alangkah baiknya anda memberikan keterangan sejujurnya terhadap riwayat kendaraan yang telah digunakan, hal ini bertujuan untuk menghindari masalah berkepanjangan di kemudian hari.

6. Memilih Leasing yang Terpercaya

Pastikan anda memilih leasing yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik untuk melakukan take over kredit. Mencari tahu terlebih dahulu mengenai biaya-biaya tambahan seperti administrasi, denda keterlambatan dan lain-lain. Anda dapat menggunakan Adira Finance untuk menjadi leasing terpercaya anda.

Baca Juga : Rekomendasi Motor Listrik dari Yamaha, Mana yang Paling Menarik?

Berikut merupakan ulasan mengenai pengertian, prosedur, dan tips melakukan over kredit motor. Semoga dengan adanya ulasan ini dapat membantu anda untuk melakukan over kredit motor. Kunjungi momotor.id untuk mendapatkan penawaran menarik mengenai motor baru, motor bekas serta electronic vehicle. 

Info Otomotif kredit motor Over Kredit Motor Tips and Trick Tips Otomotif

Rekomendasi Motor Bekas