28 Januari 2026, 14:43 WIB
Ditulis oleh Alfon

momotor.id – Ketika hujan deras terus menerus, beberapa wilayah mungkin ada yang terendam banjir. Banjir merupakan hal yang perlu dihindari oleh pengendara motor, dan sebisa mungkin lewati jalan lain yang tak terendam banjir.
Motor yang terendam banjir berpotensi mengalami kerusakan mesin. Itu sebabnya mengapa pengendara motor sebaiknya menghindari jalan yang sudah tergenang banjir cukup tinggi.
Lalu, apa yang harus dilakukan bila motor terlanjur terendam banjir? Berikut tips dari Momotor.id
Hal penting ini sering kali diabaikan. Biasanya jika motor mati setelah terendam banjir, kita sangat panik dan mencoba untuk menyalakan mesin yang mati. Sebaiknya, jangan mencoba untuk menyalakan mesin motor dahulu.
Karena hal tersebut justru akan membuat kerusakan pada motor semakin berat. Air yang melebihi ketinggian mesin, berisiko masuk ke dalam silinder.
Apabila langsung dihidupkan akan berisiko mengalami water hammer dimana piston bisa jebol dan setang piston bisa bengkok.
Saat memperbaiki sepeda motor yang kebanjiran, lebih baik bukalah seluruh body motor. Hal ini bertujuan agar kamu juga bisa sekaligus membersihkan rangka dan kabel dari lumpur. Langkah-langkah berikut ini bisa kamu ikuti:
Jika mesin tergenang air, tidak dapat dipungkiri bahwa air dapat tercampur dengan oli. Dan jika hal ini terjadi segeralah kuras dan flushing oli yang sudah bercampur dengan air.
Cara ini juga sering dilakukan oleh bengkel motor untuk mengatasi motor yang terendam banjir. Ciri dari oli yang terkena air warnanya akan berubah menjadi abu-abu atau coklat muda.
Saat menguras, sediakan beberapa liter dexlite atau solar untuk membersihkan sisa-sisa endapan air yang menempel di mesin.
Baca juga: Ini Sebabnya Mengapa Penting Melakukan Servis Berkala Sepeda Motor
Cara ini sangat ideal untuk dilakukan di bengkel karena bengkel memiliki kompresor, tetapi kamu juga bisa melakukannya sendiri.
Jika ingin melakukannya di rumah, kamu bisa menggunakan cairan pembersih khusus untuk injektor atau karburator.
Sedangkan untuk motor injeksi, kamu bisa menggunakan cairan cleaner ke throttle body dari ruang hisap yang bisa membersihkan kerak dan kotoran membandel.
Jika kamu memiliki sisa bensin, jangan buru-buru membuangnya karena bisa digunakan untuk membersihkan bagian dalam rangka dan bodi sepeda motor. Caranya juga sangat mudah. Yang perlu kamu lakukan hanyalah menggunakan kuas untuk mengelap bagian dalam sepeda motor yang kotor terkena banjir.
Faktanya, semua pabrik sepeda motor sudah mengembangkan sistem kelistrikan kedap air. Hal ini membuat sambungan kabel tidak dapat mudah kemasukan air saat banjir.
Tapi bagaimanapun, kamu harus perlu memeriksanya. Saat body motor sudah lepas, kamu bisa membuka sambungan soket-soket dan memeriksanya apakah ada air yang masuk atau tidak.
‘Jika basah, gunakanlah lap kering untuk membersihkannya dan disemprot cairan penetran agar menetralisir air di lempengan logamnya.
Bersihkanlah kembali sisa cairan penetran yang masih menempel dengan lap kering, lalu sambungkan kembali soketnya.
Jika masih belum biasa melakukannya, Anda bisa membawanya ke bengkel motor terdekat agar kerusakan tidak semakin parah.
Rekomendasi bengkel yang bisa digunakan adalah Moservice.id. Di sini, Anda bisa melakukan booking bengkel motor secara online dengan mudah dan cepat.
Tersedia rekanan bengkel motor di berbagai kota di seluruh Indonesia.
Motor Baru
Motor Bekas
Motor Listrik