Perbandingan Ongkos Motor Listrik dan Bensin untuk Jarak 40 Km, Lebih Irit Mana?

momotor.id - Di tengah kenaikan harga BBM, motor listrik menjadi pilihan alternatif lantaran ongkosnya dinilai lebih irit ketimbang motor berbahan bakar bensin. Seperti apa perbandingannya?

Harga BBM saat ini mengalami kenaikan yang mana Pertamax menjadi Rp14.500 per liter dari sebelumnya Rp12.500 per liter, dan Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10 ribu per liter.

Kenaikan harga tersebut berlaku sejak 3 September 2022 pukul 14.30 WIB. Lantaran kenaikannya cukup signifikan, beberapa pengguna motor mungkin ada yang terpikir untuk beralih ke motor listrik.

Pasalnya, motor bertenaga setrum itu disebut-sebut lebih irit ketimbang motor bensin. Lantas, seperti apa perbandingannya?

Ady Siswanto selaku owner Petrikbike yang merupakan bengkel spesialis konversi motor listrik memberikan contoh mengenai ongkos yang perlu dikeluarkan pengguna motor listrik untuk menempuh jarak 40 km.

Motor listrik ini memiliki baterai berkapasitas 1,5 kwh dan bisa menempuh jarak 40 km. Bila biaya listrik di Jabodetabek dibanderol Rp2.000an per kwh, maka untuk menempuh jarak 40 km hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp3.000.

Bila dibandingkan dengan motor bensin, butuh 1 liter bensin untuk menempuh jarak 40 km. Artinya, bila 1 liter Pertalite Rp10 ribu, maka untuk menempuh jarak 40 km butuh biaya Rp10 ribu. "Tiga kali lebih irit kalau pakai motor listrik," ujar Ady seperti dikutip dari Gridoto.

Baca juga: Daftar DP dan Cicilan Honda BeAT Varian CBS Serta CBS ISS September 2022

Adapun untuk masalah safety, calon konsumen motor listrik sebenarnya tak perlu khawatir akan kesetrum bila harus melewati jalan tergenang air atau banjir. Karena hal ini juga sudah dipikirkan oleh pabrikan, apalagi menyangkut masalah safety.

Kekhawatiran calon konsumen bahwa motor listrik bisa bikin kesetrum bila melewati banjir cukup beralasan. Pasalnya, tenaga utama motor ini memang berasal dari listrik yang disimpan di dalam baterai. Selain itu, tegangan listrik motor setrum ini juga cukup tinggi.

Meski begitu, menurut Ady menjelaskan bahwa motor listrik tetap aman digunakan saat kondisi hujan dan banyak genangan layaknya memakai motor berbahan bakar minyak.

Hal ini, kata Ady, karena jenis arus yang digunakan sudah dirancang agar aman bagi pengguna motor. Kalau pun terjadi korsleting, ada sekring yang berfungsi memutus arus secara otomatis.

Itu sebabnya, pengendara motor tak sampai tersengat listrik bila nekat menerobos banjir parah. Namun komponen motor listrik yang akan mengalami kerusakan.

"Komponen motor listrik sendiri dari pabrikan umumnya sudah dirancang kedap air. Namun jika kondisinya terendam air, tetap saja ada risiko korsleting," ujar Ady.

Info Otomotif irit motor bensin Motor Listrik perbandingan motor listrik dan bensin

Rekomendasi Motor Bekas