Modus Baru Tukang Tipu Kirim Surat Tilang Palsu Lewat Pesan WhatsApp, Minta Calon Korban Buka File Ini

momotor.id - Pemilik kendaraan bermotor perlu lebih waspada ketika mendapatkan pesan yang isinya mengirimkan file 'surat tilang' lewat aplikasi WhatsApp. Pasalnya, file yang dikirimkan lewat pesan WhatsApp tersebut merupakan surat tilang palsu.

Modus mengirim surat tilang palsu lewat pesan WhatsApp merupakan praktik penipuan yang bertujuan mengincar data-data kredensial calon korban. Salah-salah, data-data ini bisa disalahgunakan hingga menguras isi rekening korbannya.

Bagi yang belum tahu, lewat modus tersebut pelaku bakal mengirimkan pesan singkat di WhatsApp dengan berpura-pura sebagai pihak kepolisian dan mengirim file ekstensi APK kepada korban.

"Selamat siang pak/Ibu. Kami dari kepolisian menginformasikan bahwa bapak/Ibu melakukan pelanggaran, Silakan buka aplikasi untuk melihat surat tilangnya. Jika suratnya sudah dibaca, silakan segera datang ke kantor polisi yang terdekat," begitu bunyi pesan yang dikirimkan pelaku penipuan.

Dalam pesan yang sama, terdapat sebuah file yang disematkan agar dan meminta korban untuk mengklik dan menginstallnya. Selanjutnya korban diminta menyetujui hak akses terhadap beberapa aplikasi.

Pengguna perlu waspada jika menemukan surat tilang yang dikirim melalui aplikasi pesan singkat dalam bentuk apk, PDF, atau file lainnya. Akun Instagram NTMC Polri mengingatkan jangan sampai mengklik file tersebut karena data-data pengguna bisa disalahgunakan oleh pelaku.

"Sahabat lantas dengan adanya fenomena tindak pidana penipuan melalui media sosial khususnya media WhatsApp dengan modus operandi pengiriman surat tilang digital baik berupa file apk, file pdf, ataupun file lainnya. Perlu kami tegaskan Korlantas Polri, Ditlantas, dan Satlantas Polda jajaran hanya mengirimkan konfirmasi tilang ETLE melalui surat konfirmasi yang dikirimkan langsung ke alamat pemilik kendaraan bermotor," jelas Brigadir Polisi Putu Fungkie dikutip dari NTMC Polri.

Baca juga: Mangkok CVT Motor Terlihat Gosong dan Memar, Benarkah Mesti Diganti?

Perlu diingat, meski pelanggaran kendaraan bermotor ditilang menggunakan ETLE, surat konfirmasi tetap akan dikirimkan langsung ke alamat pemilik kendaraan dan bukan melalui Whatsapp. Surat yang dikirim juga bukan surat tilang, melainkan surat konfirmasi beserta bukti foto.

Lewat surat konfirmasi itu, pemilik kendaraan wajib mengonfirmasi benar atau tidaknya melakukan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan. Konfirmasi bisa dilakukan melalui website ETLE atau datang langsung ke kantor Sub Direktorat Penegakkan Hukum.

file APK surat tilang palsu WhatsApp

Rekomendasi Motor Bekas