Arti Munculnya Kode Error 12 Pada Motor Yamaha, Ada Malfungsi di Bagian Ini

momotor.id - Beberapa tahun yang lalu, problem munculnya kode error 12 pada layar instrumen skutik Yamaha sempat menjadi perbincangan di kalangan pecinta roda dua. Dan belum lama ini, seorang pengguna Yamaha Lexi menunjukkan munculnya indikator check engine yang menyala diikuti munculnya angka 12 pada meter claster ketika hendak menyalakan motor. Pengalaman ini dibagikannya lewat akun TikTok Fauzan Ardani (@jungle_fx).

Bagi yang pertama kali mengalaminya, mungkin agak bingung apa sebenarnya arti kode error 12 pada skutik Yamaha. Menurut Manager Technical and Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Aji Handoko, kode tersebut menjelaskan bahwa ada malfungsi pada Crankshaft Position Sensor (CPS).

"Dulu soal kode 12 sempat ramai pada Aerox, itu karena ada yang salah dari pembacaan sensor tersebut," ujar Aji seperti dikutip momotor.id dari kumparan. Aji menuturkan, kode error 12 itu bisa muncul pada motor Yamaha lainnya yang telah dilengkapi CPS. Misalnya kasus yang pernah terjadi pada Aerox dan Lexi. "Tetapi setelah kasus tersebut, kalau tidak salah tahun 2020, Yamaha telah mendesain ulang bagian soket kabel spul-nya," ucapnya.

Masalah pada CPS umumnya ditemui pada bagian sambungan soket yang kurang pas dan posisinya dekat dengan bagian depan roda belakang sehingga rentan terkena cipratan air dan kotoran. "Dalam kasusnya Aerox dulu itu ada pada sambungannya kebakar karena soket sambungan yang kurang pas," jelasnya.

Karena itu, Aji menyarankan kepada pemilik motor Yamaha yang mengalami kendala yang sama, agar langsung menghubungi pihak home service atau mendatangi langsung bengkel resmi Yamaha. "Nanti akan diperiksa sumber masalahnya, kemudian ditentukan apakah perlu penggantian part atau tidak," ujarnya.

Baca juga: Penyebab Rem Motor Blong Bisa Berasal dari Minyak Rem, Kenapa Bisa Begitu?

Aji menambahkan, penggantian komponen tersebut masih termasuk dalam garansi. Lalu untuk motor yang masa garansinya sudah lewat, Yamaha memiliki extended warranty khusus untuk komponen tersebut. Lebih jelasnya, bisa menghubungi bengkel resmi terkait.

Sebagai informasi, Crankshaft Position Sensor merupakan salah satu dari beberapa sensor yang ada pada sepeda motor modern. Fungsinya mendeteksi putaran mesin dan sudut crankshaft pada saat berada di posisi Titik Mati Atas. Hal tersebut bertuuan agar Electronic Control Module (ECM) dapat mengatur waktu penyemprotan bahan bakar dari injeksi, pengapian, dan parameter lainnya agar mesin dapat bekerja secara optimal.

CPS Info Otomotif kode 12 Motor Yamaha skutik yamaha

Rekomendasi Motor Bekas