Cara Kerja Mesin Motor 2 Tak, Apa yang Bikin Knalpotnya Ngebul?

momotor.id - Pada masanya, motor bermesin 2 tak pernah memenuhi berbagai jalan di Indonesia. Motor jenis ini terkenal dengan suara knalpotnya yang lebih 'cempreng' dan pasti mengeluarkan asap dari knalpot. Beberapa orang mungkin penasaran mengapa motor 2 tak mengeluarkan asap dari knalpot.

Hal ini berbeda dibanding motor mesin 4 tak non injeksi yang knalpotnya tak ngebul mengeluarkan asap putih. Motor 2 tak mengeluarkan asap dari knalpot lantaran mekanisme kerja mesinnya berbeda dengan motor 4 tak. Sebagai informasi, mesin motor bekerja dengan beberapa proses yakni proses langkah hisap alias intake, kompresi, combustion, hingga pembuangan (exhaust).

Pada mesin 2 tak, seperti dilansir detikcom, untuk melakukan keempat proses tersebut hanya membutuhkan dua gerakan piston untuk menghasilkan tenaga. Sedangkan mesin 4 tak, perlu empat kali gerakan piston untuk menghasilkan tenaga. Perbedaan cara kerja membuat komponen mesin 2 tak lebih ringkas. Mesin 2 tak tidak membutuhkan klep in, maupun klep out, serta noken as.

Selain itu, motor 2 tak juga butuh dua jenis oli, yakni oli mesin dan oli samping. Oli samping digunakan sebagai pelumas bagi komponen mesin seperti ring piston, kruk as, piston, serta bearing kruk as.

Karena butuh pelumas, maka knalpot mesin 2 tak lebih ngebul alias mengeluarkan asap karena oli samping ikut terbakar di ruang mesin dan dikeluarkan melalui knalpot. Sedangkan mesin 4 tak cenderung tak mengeluarkan asap ngebul. Kalau sampai ngebul, artinya mesin motor 4 tak bermasalah karena ada oli yang masuk ke ruang bakar.

Baca juga: Tips Menggunakan Motor Matic Supaya Lebih Hemat Minum Bensin

Perbedaan cara kerja mesinnya membuat motor 2 tak lebih bertenaga dalam hal performa dibanding motor 4 tak dengan kapasitas mesin yang sama. Lagi-lagi ini karena motor 2 tak hanya perlu dua langkah dalam setiap proses pembakaran. Sebagai contoh, motor 2 tak Kawasaki Ninja 150 SS bermesin 150 cc memiliki tenaga maksimum 22,1 KW (30,1 PS)/10.500 rpm dan torsi maksimum 21,6 Nm/9.000 rpm. Bandingkan dengan motor 4 tak Yamaha Vixion, yang punya mesin 155 cc dengan output tenaga maksimum 14,2 kW/10.000 rpm dan torsi puncak 14,7 Nm/8.500 rpm.

Info Otomotif Knalpot Motor Motor 2 Tak Motor 4 Tak

Rekomendasi Motor Bekas