Jangan Dicuekin Kalo Lampu Indikator Suhu Mesin Motor Nyala Terus, Deretan Komponen Ini Perlu Diperiksa

momotor.id - Tak hanya mobil, motor juga bisa mengalami overheat. Tanda-tanda motor mengalami overheat bisa dilihat dari lampu indikator suhu mesin yang terus menyala.

Bila kondisi temperatur mesin terbilang normal, maka lampu indikator suhu mesin motor ini tidak akan menyala. Namun jika suhu mesin meningkat di atas batas aman, lampu indikator akan menyala dan memberi peringatan pada pengendara.

Lampu indikator suhu ini memang dilengkapi sensor suhu yang terhubung ke mesin. Sensor ini mengukur suhu mesin secara terus menerus dan mengirimkan informasi tersebut ke kampu indikator.

Ketika suhu mesin mencapai batas yang ditetapkan oleh pabrikan, lampunya akan menyala sebagai tanda mesin mengalami overheat. Bila motor mengalami overheat, maka ada beberapa dampak serius yang bisa terjadi seperti:

  • Kerusakan berbagai komponen utama mesin seperti silinder, kepala silinder, piston, atau bahkan blok mesin itu sendiri.
  • Penurunan kinerja motor akibat mesin kehilangan efisiensi.
  • Motor menjadi lebih lambat (kehilangan akselerasi), atau bahkan mogok dan tidak berfungsi.
  • Peningkatan konsumsi bahan bakar, sebab mesin yang beroperasi pada suhu yang terlalu tinggi cenderung bekerja lebih keras.
  • Kerusakan pada komponen lain yang terkait, seperti kipas radiator, selang radiator, thermostat, atau sensor suhu.

Lalu, apa penyebab terjadinya overheat pada mesin motor? Penyebabnya memang macam-macam. Namun berikut penyebab paling umum yang mengakibatkan motor mengalami overheat.

Berkurangnya cairan pendingin

Coolant atau cairan pendingin berperan penting dalam menjaga suhu mesin tetap stabil dan mencegah overheating. Jika cairan pendingin tidak mencukupi, mesin akan kehilangan kemampuan pendinginan yang efektif, sehingga suhu mesin akan naik.

Hal ini dapat menyebabkan lampu indikator suhu mesin menyala. Penyebabnya bisa beragam, contohnya seperti kebocoran pada sistem pendingin, entah itu pada selang, radiator, atau komponen lainnya.

Kebocoran tersebut akan menyebabkan cairan pendingin keluar dari sistem, sehingga menyebabkan berkurangnya jumlah cairan pendingin. Selain itu, penguapan yang berlebihan juga dapat mengakibatkan cairan pendingin berkurang secara signifikan.

Kipas radiator mati

Kipas radiator berfungsi untuk mengatur suhu mesin dengan mengatur aliran udara yang melewati radiator. Jika kipas radiator mati atau tidak berfungsi dengan baik, maka suhu mesin dapat meningkat hingga membuat lampu indikator suhu menyala.

Sementara itu, kipas radiator yang mati dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah kerusakan pada motor kipas atau saklar kipas. Motor kipas yang rusak akan mengakibatkan kipas radiator tidak berputar.

Akibatnya, udara yang diperlukan untuk mendinginkan radiator tidak tercipta. Selain itu, saklar kipas yang rusak juga dapat menyebabkan kipas radiator tidak diaktifkan ketika suhu mesin mencapai batas yang ditentukan.

Thermostat tak berfungsi

Thermostat adalah komponen yang bertugas mengatur aliran cairan pendingin ke dalam mesin berdasarkan suhu mesin. Jika thermostat tidak berfungsi dengan baik, aliran cairan pendingin dapat terganggu.

Hal ini akan menyebabkan suhu mesin meningkat dan lampu indikator suhu mesin menyala. Penyebab tidak berfungsinya komponen thermostat juga dapat beragam, salah satunya yaitu tersumbat sehingga aliran air radiator menjadi tidak normal.

Selain itu, thermostat yang mengalami kerusakan biasanya tidak bisa membuka katup penutupnya secara penuh, atau terjebak dalam posisi terbuka. Jika terjebak dalam posisi terbuka, maka cairan pendingin akan terus mengalir ke dalam mesin.

Pompa air tak berfungsi

Pompa merupakan komponen yang menggerakkan cairan pendingin dalam sistem pendingin mesin motor. Komponen ini bertugas mengalirkan cairan pendingin dari radiator ke mesin dan kembali lagi ke radiator.

Ketika pompa air tidak berfungsi dengan baik, aliran cairan pendingin akan terhambat, menyebabkan peningkatan suhu mesin dan lampu indikator suhu menyala. Salah satu penyebab hal ini terjadi yaitu kerusakan pada baling-baling pompa.

Jika baling-baling tersebut patah atau aus, pompa tidak akan dapat memompa cairan pendingin dengan baik. Selain itu, komponen pompa yang aus atau bocor juga dapat mengakibatkan kinerjanya menurun.

Baca juga: Perbedaan SIM C, C1, dan C2 Serta Syarat Pembuatannya: Batas Minimum Usianya Gak Sama

Sensor suhu mesin bermasalah

Penyebab lampu indikator suhu mesin menyala juga bisa karena kerusakan pada komponen sensor suhu itu sendiri. Sensor suhu adalah komponen yang bertanggung jawab mengirimkan informasi suhu ke lampu indikator.

Jika komponen ini rusak, maka dapat menyebabkan lampu indikator menyala walaupun tidak ada masalah dengan temperatur mesin. Biasanya, hal ini bisa disebabkan karena ada kabel yang putus.

Akibatnya, sensor tidak dapat mengirimkan sinyal dengan benar. Selain itu, sensor suhu mesin yang kotor atau terkontaminasi juga dapat menghasilkan pembacaan yang tidak akurat.

indikator mesin motor indikator suhu menyala lampu indikator lampu indikator suhu mesin

Rekomendasi Motor Bekas