Kelebihan dan Kekurangan Motor Listrik Dibanding Motor Konvensional, Lebih Pilih Mana?

momotor.id - Motor listrik mulai dilirik sebagai alternatif usai harga BBM kembali melonjak. Namun bagi yang masih awam mengenai kendaraan bertenaga setrum ini, tentu ingin mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan motor listrik.

Calon konsumen memang perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan motor listrik. Hal ini karena kendaraan setrum tersebut memiliki beberapa perbedaan dibanding motor konvensional yang berbahan bakar BBM.

Beberapa keunggulan motor listrik yakni lebih ramah lingkungan dan lebih irit. Namun, ada juga kekurangannya. Apa saja itu? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Kelebihan motor listrik

Kelebihan motor listrik yang pertama adalah mampu mengurangi emisi. Motor listrik tak menghasilkan emisi gas lantaran sumber tenaganya berasal dari listrik yang tersimpan di baterai.

Sedangkan pada motor konvensional, emisinya cukup besar dan berpengaruh pada kualitas udara karena hasil pembakaran mesin dibuang melalui knalpot.

Kelebihan motor listrik yang kedua adalah lebih irit dibanding motor konvensional. Ambil contoh, sebuah motor listrik memiliki baterai berkapasitas 1,5 kwh dan bisa menempuh jarak 40 km.

Bila biaya listrik di Jabodetabek dibanderol Rp2.000an per kwh, maka untuk menempuh jarak 40 km hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp3.000.

Bila dibandingkan dengan motor bensin, butuh 1 liter bensin untuk menempuh jarak 40 km. Artinya, bila 1 liter Pertalite Rp10 ribu, maka untuk menempuh jarak 40 km butuh biaya Rp10 ribu.

Kelebihan motor listrik yang ketiga adalah suara yang lebih halus. Hal ini karena motor listrik tak memiliki proses pembakaran internal sehingga tak terjadi kebisingan. Berbeda dengan motor konvensional yang pasti terdengar suara mesinnya lantaran terjadi proses pembakaran.

Kelebihan motor listrik yang keempat adalah perawatan yang lebih mudah. Tak seperti motor konvensional, motor listrik tidak perlu ganti oli rutin atau servis berkala. Pengguna motor listrik hanya perlu memperhatikan waktu penggantian kampas rem, minyak rem, dan ban.

Kekurangan motor listrik

Kekurangan motor listrik yang pertama adalah tempat pengisian ulang baterai yang masih terbatas. Pertamina saat ini memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Green Energy Station (GES) yang juga Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Namun, SPBU GES ini jumlahnya masih terbatas yakni baru 240 titik. Pertamina sendiri menargetkan menambah jumlah SPBU GES ini hingga 300 titik pada akhir tahun 2022.

Kekurangan kedua motor listrik adalah masih minimnya bengkel yang menangani motor listrik. Bila sewaktu-waktu motor listrik bermasalah, pengendara motor mungkin tak bisa begitu saja membawa kendaraannya ke bengkel yang biasa menangani motor konvensional.

Baca juga: Penyebab Ban Motor Bocor Alus Bermacam-macam, Bisa karena Cuek dengan Kondisi Ini

Kekurangan ketiga motor listrik adalah jumlah spare part yang masih terbatas. Karena populasinya belum sebanyak motor konvensional, ketersediaan spare part motor listrik juga masih terbatas.

Itu sebabnya, jika pengguna motor listrik mengalami kendala pada kendaraannya dan harus mengganti spare part, mungkin harus memesan secara inden terlebih dahulu karena spare part yang dimaksud belum tentu ready stock.

Info Otomotif kekurangan motor listrik kelebihan motor listrik Motor Listrik

Rekomendasi Motor Bekas