Idealnya, Ganti Filter Udara Motor Matic Kalo Sudah Tempuh Jarak Segini, Tapi…

momotor.id - Tak hanya oli mesin, filter udara pada motor matic juga perlu rutin diganti seiring pemakaian. Namun, kapan waktu yang tepat untuk ganti filter udara motor matic mungkin belum diketahui semua orang.

Beberapa pemilik motor mungkin ada yang hanya fokus pada penggantian oli mesin supaya konsumsi BBM lebih irit. Selain oli mesin, masih ada komponen lain yang juga mempengaruhi konsumsi BBM.

Komponen tersebut adalah filter udara. Tak seperti oli mesin, komponen ini mungkin kurang mendapat perhatian pemilik motor. Padahal, filter udara yang sudah kotor dan sekatnya telah rusak, akan membbuat proses penyaringan tidak optimal sehingga menghambat udara masuk ke ruang bakar.

Dampaknya, mesin motor akan ngelitik dan tarikan gas terasa berat. Ini yang kemudian membuat konsumsi BBM pada motor matic menjadi boros.

Lalu, kapan waktu yang tepat melakukan penggantian filter udara? Idealnya, setiap 15.000 kilomter. Namun ini tergantung kondisi dan intensitas pemakaian motor. Bila jalur yang dilewati cukup berdebu, maka penggantian filter udara mungkin bisa lebih cepat.

Namun sebagai gambaran, filter udara yang sudah hitam namun sekatnya masih bagus, boleh tetap digunakan dan tak perlu diganti. Sedangkan bila sekatnya sudah rusak, sebaiknya segera diganti.

Baca juga: Gak Normal! Lampu Check Engine Motor Terus Menyala, Coba Cek Lima Komponen Ini

Adapun filter udara pada motor matic memiliki peran dan fungsi yang penting, yakni menyaring udara yang akan masuk ke mesin. Udara yang akan masuk ke mesin perlu disaring agar tidak ada kandungan debu atau kotoran yang bisa menghambat proses pembakaran.

Jika udara yang masuk ke mesin mengandung kotoran, maka proses pembakaran tidak berjalan sempurna yang mengakibatkan tenaga motor menurun. Filter udara memiliki fungsi menyaring seluruh kotoran agar yang bisa masuk ke ruang bakar hanya udara bersih.

Selain itu, filter udara juga memiliki fungsi mencegah karatan karena mampu menyaring kandungan air dari udara yang lembab.

Filter udara sendiri terdiri dari tiga jenis. Pertama adalah filter udara kertas, yang juga terdiri dari dua jenis yakni kertas basah dan kering.

Filter udara kertas basah memiliki pelumas di bagian kertasnya agar kotoran yang akan masuk langsung menempel di filter ini. Sedangkan filter udara kertas kering tak memiliki pelumas sehingga lebih mudah dibersihkan.

Jenis kedua adalah filter udara stainless yang dinilai lebih berkualitas untuk menyaring kotoran. Harga jenis filter ini lebih mahal dan perawatannya juga mudah.

Sedangkan jenis terakhir adalah filter udara busa atau biasa disebut dengan saringan udara konvensional yang mana digunakan oleh motor keluaran sebelum tahun 2006.

Filter Udara Ganti Filter Udara Motor Matic

Rekomendasi Motor Bekas