Mengenal Fungsi Filter Udara Pada Motor dan Jenis-jenisnya

momotor.id - Filter udara pada motor matic memiliki peran dan fungsi yang penting, yakni menyaring udara yang akan masuk ke mesin. Udara yang akan masuk ke mesin perlu disaring agar tidak ada kandungan debu atau kotoran yang bisa menghambat proses pembakaran.

Jika udara yang masuk ke mesin mengandung kotoran, maka proses pembakaran tidak berjalan sempurna yang mengakibatkan tenaga motor menurun. Filter udara memiliki fungsi menyaring seluruh kotoran agar yang bisa masuk ke ruang bakar hanya udara bersih. Selain menyaring udara yang masuk, filter udara pada motor juga memiliki fungsi lain. Berikut penjelasannya selengkapnya.

Mencegah karatan

Kandungan air bisa berasal dari udara yang lembab. Filter udara bisa untuk mencegah timbulnya karat dari adanya kandungan air pada udara. Filter ini akan menyaring kandungan air tersebut agar udara yang masuk ke ruang bakar benar-benar kering, sehingga tidak menyebabkan oksidasi mesin. Oksidasi dan korosi pada mesin perlu dicegah karena efeknya sudah berbahaya, salah satunya menurunkan fungsi dari komponen tersebut.

Mencegah kerak

Kotoran yang berasal dari udara masuk serta gerakan piston dan klep perlu dicegah agar tidak menumpuk dan mengeras. Jika kotoran tersebut sampai menumpuk, maka mengakibatkan timbulnya kerak sehingga harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk membersihkannya.

Menjaga kebersihan ruang bakar

Filter udara berfungsi untuk menjaga kebersihan ruang bahan bakar agar tidak ada debu yang menempel. Hal ini karena letak ruang bakar yang tidak bisa dibersihkan secara langsung termasuk oleh mekanik, sehingga perlu dijaga melalui filter udara.

Filter udara yang berfungsi dengan baik bisa mencegah kotoran agar tidak masuk ke berbagai komponen mesin, termasuk ruang bahan bakar. Sebab jika sampai udara masuk ke mesin, maka akan menimbulkan sumbatan.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Ban Tubeless Pada Motor

Adapun filter udara sendiri terdiri dari tiga jenis. Pertama adalah filter udara kertas, yang juga terdiri dari dua jenis yakni kertas basah dan kering. Filter udara kertas basah memiliki pelumas di bagian kertasnya agar kotoran yang akan masuk langsung menempel di filter ini. Sedangkan filter udara kertas kering tak memiliki pelumas sehingga lebih mudah dibersihkan.

Jenis kedua adalah filter udara stainless yang dinilai lebih berkualitas untuk menyaring kotoran. Harga jenis filter ini lebih mahal dan perawatannya juga mudah. Sedangkan jenis terakhir adalah filter udara busa atau biasa disebut dengan saringan udara konvensional yang mana digunakan oleh motor keluaran sebelum tahun 2006.

Model filter udara yang satu ini memiliki pori-pori, sehingga bisa menyaring kotoran dengan baik. Batas pemakaian normal saringan udara busa, yakni dalam jarak 12.000 hingga 15.000 kilometer. Apabila filter tersebut sudah tipis dan bolong-bolong, maka perlu diganti dengan yang baru agar tetap bisa berfungsi secara optimal.

Filter Udara Filter Udara Busa Filter Udara Kertas Filter Udara Motor Filter Udara Stainless Info Otomotif Jenis Filter Udara

Rekomendasi Motor Bekas