Mengenal Fungsi Penting Bearing Pada Motor, Bakal Timbul Gejala Ini Bila Sudah Rusak

momotor.id - Laher atau bearing merupakan salah satu komponen penting pada motor. Lantas, apa fungsi bearing dan apa akibatnya pada motor bila sampai rusak?

Bearing berfungsi untuk memfasilitasi gerakan atau putaran antara dua bagian atau komponen dalam sistem mekanis motor. Di sini, bearing memiliki fungsi sebagai bantalan yang mendukung beban putaran dan gerakan pada bagian motor seperti pada roda, kopling, dan sistem transmisi.

Laher dirancang untuk mengurangi gesekan antara bagian-bagian yang bergerak dan membantu dalam transfer beban.

Dengan kata lain, laher memastikan bahwa semua bagian motor dapat bergerak dengan lancar dan efisien, sehingga motor dapat beroperasi dengan optimal.

Bearing juga berfungsi untuk mendistribusikan beban yang diterima oleh motor. Dengan mendistribusikan beban secara merata, bearing motor membantu mencegah kerusakan dan keausan pada bagian-bagian tertentu dari motor.

Saat ini ada beberapa jenis bearing motor seperti ball bearing, roller bearing, ball thrust bearing, roller thrust bearing, tapered roller bearing, dan magnetic bearing.

Penjelasan mengenai jenis bearing bisa kamu baca di artikel ini:

Mengenal jenis-jenis Bearing, Motor Kamu Pakai yang Mana?

Adapun bila bearing motor sudah rusak, ada beberapa tanda yang bisa dirasakan oleh pemilik motor. Berikut penjelasan gejala bearing yang mulai rusak.

Muncul suara kasar

Munculnya suara kasar atau berderit saat motor bergerak merupakan tanda umum yang terjadi bila bearing mulai rusak. Suara ini biasanya disebabkan oleh gesekan antara bola laher dan jalur laher, yang dapat terjadi jika laher aus atau rusak. Suara kasar ini biasanya paling terdengar saat motor bergerak pada kecepatan rendah atau saat berbelok.

Getaran pada kemudi

Bearing yang sudah rusak tak dapat mendukung beban dengan benar sehingga menyebabkan getaran atau gerakan yang tidak stabil. Getaran pada kemudi ini biasanya paling terasa saat motor bergerak pada kecepatan tinggi.

Roda depan bergoyang

Jika roda depan motor terasa bergoyang atau tidak stabil, ini bisa menjadi tanda bahwa bearing sudah rusak. Goyangan ini biasanya karena bearing tidak dapat mendukung beban dengan benar karena sudah aus atau rusak.

Jarak bola baja dan race ball terlalu tinggi

Jika jarak antara bola baja dan race ball dalam bearing terlalu tinggi, maka bearing bisa saja rusak. Gejala ini biasanya muncul pada motor yang sudah berumur dan sering digunakan.

Bearing Motor laher Motor

Rekomendasi Motor Bekas