Yamaha Daftarkan Paten Desain Skuter Listrik E01 di Indonesia, Apakah Bakal Segera Dijual?

momotor.id - Desain skuter listrik Yamaha E01 kini telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia. Terdaftarnya paten ini tak lama setelah skuter bertenaga setrum itu dipamerkan pada ajang IIMS Hybrid 2022.

Terdaftarnya paten tersebut mengacu pada dokumen Berita Resmi Desain Industri Nomor 15/D1/2022 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen HAKI) Kemenkumham RI pada 17 Mei 2022. Dokumen itu juga sudah mendapat perlindungan sejak 28 Januari 2022.

Berdasarkan informasi yang tertera, disebutkan bahwa model tersebut memiliki kegunaan sebagai alat transportasi berupa sepeda motor listrik. Sementara Yamaha Hatsudoki Kabushiki Kaisha (Yamaha Motor Co., Ltd.) yang beralamat di Iwata, Jepang merupakan pemilik hak paten tersebut.

Yamaha E01

Lalu, apakah Yamaha E01 nantinya bakal benar-benar dijual di Indonesia? Menurut Manager Public Relations, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Widiantoro, pendaftaran sebuah atau suatu paten desain produk tidak selalu berarti akan dipasarkan.

"Mendaftarkan suatu paten tidak berarti harus dijual. Sah-sah saja, pendaftaran paten bertujuan agar tidak diakui oleh pihak lain. Contohnya kemarin juga ada yang nanya soal paten Jupiter MX 135, itu bentuk perlindungan (hak cipta)," ujar Anton seperti dikutip dari kumparan.

Lebih lanjut, Anton menyebutkan bahwa pihaknya akan tetap dengan rencana yang sudah dibeberkan Yamaha beberapa waktu lalu terkait proyek Proof of Concept (POC) untuk E01 di Indonesia.

"Harapannya di semester dua kita sudah bisa mulai (uji coba Yamaha E01), jangkanya paling tidak minimal satu tahun. Selama waktu tersebut nanti akan dilihat perkembangannya seperti apa, kebutuhannya bagaimana. Setelah tes ya sudah untuk kebutuhan internal," terangnya.

Sebelumnya, PT YIMM sudah secara resmi mengumumkan program uji coba sekaligus tes pasar skuter listrik Yamaha E01 di Indonesia beberapa waktu lalu.

Program ini merupakan bagian dari Proof of Concept (POC) Yamaha Global dan akan dimulai pada semester kedua atau bulan Juli tahun ini, serta menyasar khalayak umum agar dapat memberikan feedback lebih lanjut untuk pengembangan Yamaha E01 di Indonesia.

Indonesia sendiri mendapat jatah sebanyak 20 unit Yamaha E01 yang akan tersebar ke berbagai wilayah di Indonesia dan uji coba ini akan berlangsung selama kurang lebih setahun.

Baca juga: Spesifikasi Motor Listrik Yamaha E01 yang Dimensinya Mirip Nmax, Punya Tiga Mode Berkendara

Pengembangan Yamaha E01 di Indonesia dinilai ideal dengan karakter jalan dan masyarakat Indonesia yang menggunakan sepeda motor dalam perjalanan jarak jauh dan berfokus pada performa.

Adapun secara dimensi dan desain, Yamaha E01 ini memiliki panjang yang mirip-mirip dengan Nmax. E01 punya panjang 1.930 mm sedangkan Nmax 1.935 mm. Itu sebabnya, riding position alias posisi berkendara kedua skutik ini sangat mirip.

Skuter listrik E01 juga punya ketinggian jok cukup rendah dengan angka 755 mm. Kaki pengendara pun masih bisa menjangkau permukaan jalan dengan mudah alias tidak jinjit. Oh iya, di bawah jok E01 ini juga terdapat kapasitas bagasi 23 liter yang bisa untuk menaruh helm.

Berita Otomotif Desain Yamaha E01 Paten Yamaha E01 Yamaha E01

Rekomendasi Motor Bekas