Sembilan Bagian Penting Rem Tromol Pada Motor, Tak Sesederhana Kelihatannya

momotor.id - Rem tromol saat ini masih digunakan pada beberapa model sepeda motor, umumnya sebagai pengereman di roda belakang. Rem tromol itu sendiri terdiri dari sembilan komponen penting yang saling terhubung.

Berbeda dengan rem cakram, cara kerja rem tromol dipicu oleh gerak hidrolik. Rem tromol memiliki cover yang bentuknya mirip cetakan kue bolu. Di dalam cover ini terdapat sepasang brake shoe alias sepatu rem.

Mekanisme pengereman dilakukan dengan mengembangkan kedua brake shoe. Brake shoe kemudian menghimpit dinding bagian dalam cover tromol. Komponen yang memicu mengembangnya kedua brake shoe adalah putaran batang pengungkit (brake shoe floating cam).

Gaya menghimpit rem tromol dipicu gerak tromol dipicu gerak hidrolik atau pneumatic. Guna mendukung sistem kerja tersebut, rem tromol terdiri dari sembilan komponen penting. Berikut penjabaran selengkapnya.

Wheel cylinder

Fungsi dari wheel cylinder adalah mengubah tekanan fluida yang dihasilkan oleh master silinder menjadi gerakan mekanis untuk mendorong sepatu rem.

Backing plate

Komponen rem tromol ini berfungsi sebagai rangka sekaligus pelindung komponen rem tromol lainnya. Selain plat penahan atau sebagai dudukan tempat melekatnya komponen-komponen sistem rem tromol.

Jika detikers lihat secara seksama, bentuk plat penahan dalam berbentuk lingkaran dengan banyak lobang dan tonjolan. Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan semua part rem tromol agar bisa bekerja secara optimal.

Return spring

Return spring berfungsi untuk mengembalikan pegas pembalik sepatu rem setelah proses pengeraman berlangsung. Pada saat kamu menekan pedal rem, sepatu rem akan bergerak ke arah luar dan menempel dengan tromol. Hal itu akibat dari kerja silinder roda.

Penyetel otomatis kanvas rem

Komponen ini berfungsi untuk menyetel celah kanvas rem. Rem tromol secara otomatis dengan jalan mengoperasikan rem tangan. Sehingga kamu tidak perlu menyetel secara manual. Komponen ini berfungsi sebagai komponen tuas penyetel otomatis dan pegas tuas penyetel otomatis dan pegas tuas penyetel.

Brake shoe holder

Sepatu rem tromol terletak menempel pada backing plate, akan tetapi sepatu rem ini bersifat dinamis. Komponen ini berfungsi untuk menahan sepatu rem pada backing plate agar tetap menempel.

Tuas sepatu rem tangan

Tuas ini berfungsi sebagai pengungkit pada saat kita mengoperasikan rem tangan. Hal ini akan mengakibatkan kanvas rem akan terdorong keluar, bergesekan dengan permukaan dalam, dan terjadi proses pengereman.

Baca juga: Penjelasan Yamaha Kenapa Model XMax Gak Ada Versi Lite, Padahal Masuk Keluarga Maxi

Pegas jangkar

Komponen pegas jangkar berfungsi sebagai penjaga agar sepatu rem di bagian bawah selalu menempel pada anchor pin. Selain itu, komponen ini memastikan sepatu rem tidak dapat bergerak pada saat sistem rem dioperasikan.

Kabel rem tangan

Komponen ini berfungsi untuk menghubungkan gerakan tuas rem dengan parking brake lever yang ada pada rem. Sehingga kanvas rem terungkit keluar dan terjadi proses pengereman pada saat rem dioperasikan

Sepatu rem dan kanvas

Fungsi dari sepatu rem adalah sebagai tempat untuk melekatnya kanvas rem pada sistem rem tromol. Sedangkan pada sistem rem cakram dikenal dengan brake pad.

Brake shoe terdiri dari dua sepatu rem yang masing-masing berbentuk setengah lingkaran. Sedangkan brake lining berfungsi untuk merubah gaya gesek menjadi energi panas yang diserap oleh rem tromol.

Komponen Rem Tromol Rem Tromol rem tromol motor

Rekomendasi Motor Bekas