Cara Merawat Helm Berbahan Karbon yang Harganya Jutaan Rupiah, Benernya Cuma Perlu Perhatikan Dua Bagian Ini

momotor.id - Helm berbahan karbon biasanya memiliki banderol harga yang lebih tinggi. Lantaran kisaran harganya mencapai jutaan rupiah, beberapa calon pembeli mungkin bertanya-tanya bagaimana cara merawat helm berbahan karbon.

Helm berbahan karbon memiliki bobot yang jauh lebih ringan sehingga pemakainya lebih nyaman dan tak mudah pegal. Namun seperti disebutkan di atas, harga helm karbon biasanya lebih tinggi ketimbang helm biasa.

Pengendara motor jarang memilih helm jenis ini lantaran harganya umumnya di atas Rp3 jutaan. Meski dari sisi harga cukup jauh dibanding helm biasa, perawatan helm karbon sebenarnya tak beda jauh dengan helm jenis lain.

Baik helm jenis abs, fiber, atau karbon, cara merawat helm itu sebenarnya ada dua intinya. Yakni memperhatikan bagian visor dan padding dalam.

"Secara perawatan sebenarnya sama saja antara helm berbahan karbon, fiber, atau abs. Intinya ada dua yang paling penting buat diperhatiin, dirawat, yaitu visor dan padding dalam," jelas Executive Director RSV Helmet Indonesia, Richard Ryan, seperti dilansir kumparan.

Richard menjelaskan, untuk perawatan visor, usahakan kaca tidak ada baret, baik itu baret halus maupun baret yang cukup dalam. Richard menyarankan agar pemilik helm lebih berhati-hati ketika menyimpan helm di rumah maupun di parkiran.

Sebab, umumnya visor atau kaca helm justru akan mudah baret atau rusak ketika salah penyimpanan di rumah atau di parkiran. "Visor pokoknya usahakan jangan sampai ada scratch kalau lagi disimpan harus hati-hati," kata Richard.

Selanjutnya untuk padding dalam, jelas Richard, sebaiknya sering dibuka dan diberikan udara supaya tidak lembab dan rusak. Richard juga menyarankan agar jangan sampai bagian dalam helm terkena hujan atau basah, karena dapat membuat helm menjadi lembab, dan tidak nyaman ketika dipakai.

Baca juga: Cara Membaca Kode Ban Pada Motor, Gak Bingung Lagi Pas Lihat Huruf dan Angka Ini

Terakhir, helm juga disarankan jangan sampai terjatuh. Ini berlaku bagi helm berbahan karbon, fiber, maupun abs. "Intinya ketika dia jadi helm itu kan di-vernish semua kan, jadi mau itu abs, karbon, fiber ini kan hanya bahan dasar, perbedaanya hanya ketika dia terkena benturan. Yang bahan luar dof baru berbeda dia perawatannya," paparnya.

Adapun selain masalah perawatan, kesamaan lain antara helm berbahan karbon, fiber, dan abs, yakni soal usia pakainya. Richard mengatakan pada helm berbahan karbon dan fiber juga memiliki usia pakai ideal, yakni lima tahun.

Helm helm abs helm fiber helm karbon Helm Motor Info Otomotif merawat helm

Rekomendasi Motor Bekas