20 Juli 2026, 17:55 WIB
Ditulis oleh Bella Novayanti

momotor.id – Jika sepeda motor kesayangan anda sering terkena hantaman atau benturan ketika sedang berjalan, maka konidis sepeda motor tersebut lama kelamaan akan menurun, dan pastinya pada bagian shockbreaker.
Shockbreaker adalah komponen di motor yang memiliki fungsi untuk meredam benturan kersa ketika kita menghantam sesuatu di jalan. Komponen ini dapat mengelami kerusakan seperti bocor atau mati.
Kondisi seal shock yang bocor dapat membuat oli berkurang sehingga apabila terjadi benturan maka akan terasa terlalu amblas. Hal ini terjadi karena seal yang sudah rusak. Komponen ini tidak hanya diperlukan untuk berkendara di jalan yang jelek, namun di perkotaan pun juga perlu.
Karena komponen ini memiliki peran yang sangat penting untuk kenyamanan berkendara. Oleh karean itu, kita sebegai pengendara setidaknya mengetahui bagaimana cara mengganti seal shock belakang motor dan mengenali tanda-tanda seal shock rusak atau mati.
Baca Juga : Inilah Penyebab Motor Goyang Saat Kecepatan Rendah
Karena seal shock memiliki peran yang sangat penting untuk kenyamanan kita saat berkendara. Oleh karena itu, kita harus sedikit lebih memerhatikan komponen ini agar mendapatkan kenyamanan berkendara yang maksimal.
Banyak pengendara yang tidak tahu bahwa Shock breaker bisa diservis jadi tidak perlu mengganti yang baru apabila rusak atau mati. Sehingga kita dapat mengemat pengeluaran kita, namun kita harus mengenali terlabih dahulu tanda-tanda seal shock yang mati atau bocor.
Terdapat rembesan oli yang membasahi tabung shockbreaker, yang menandakan bahwa shock bocor. Cara memperbaikinya dengan mengganti as shock lalu mengisi ulang oli kedalam tabung shockbrekaer sesuai dengan takaran dan aturan kendaraan masing-masing.
Ketika kita mengendarai sepeda motor terasa seakan-akan motor kita otomatis menjadi oleng ke samping, entah oleng ke kanan atau ke kiri. Sedangkan kondisi kemudi masih dalam keadaan bagus. Hal ini disebabkan shockbreaker yang mengalami kerusakan.
Karena komponen ini berpengaruh terhadap kenyamanan berkendara, sehingga apabila terjadi kerusakan maka kita akan merasakan hal tidak nyaman tersebut, apabila ketika kita melewati jalanan yang berbatu atau jalan yang bergelombang, karena shockbreaker tidak meredam guncangan secara maksimal.
Seiring berjalannya waktu penggunaan kendaraan bermotor, maka kegunaan shockbreaker juga semakin berkurang, sehingga kita haru mengganti oli shockbreaker apabila sudah mencapai 15.000 kilometer.
Setelah kita mengetahui tanda-tanda seal shock atau shockbreaker motor bermasalah. Berikut cara merawat shockbreaker yaitu dengan sering membersihkannya, apabaila rutin mengendarai pada jalan berdebu dan berpasit, alangkah baiknya langsung mencucinya.
Baca Juga : Begini Cara Menghitung Kompresi Pada Motor Dengan Benar
Untuk mengganti seal shock belakang pada motor kesayangan kita membutuhkan beberapa alat. Alat-alat yang lengkap dapat membantu kita agar lebih mudah dalam melakukan penggantian. Berikut alat-alat yang harus kita siapkan.
Setelah kita mengenali tanda-tanda seal shock yang rusakm atau mati, dan juga sudah mempersiapkan alat-alat untuk mengganti seal shock. Berikut penjelasan mengenai beberapa langkah yang harus diikuti apabila ingin mengganti seal shock.
Bagaimana, mudah bukan? bila Anda merasa kesulitan melakukannya, Anda bisa membawanya ke bengkel terdekat untuk diperbaiki.
Dengan begitu, kerusakan akan bisa diatasi oleh profesional dan mencegah terjadinya kerusakan yang tidak diinginkan.
Motor Baru
Motor Bekas
Motor Listrik